Di bawah naungan langit Tanah Datar yang bersejarah, gema talempong mulai bersahutan memanggil pulang ingatan akan kejayaan tradisi. Mulai tanggal 5 hingga 8 Desember 2024, Festival Minangkabau hadir kembali sebagai panggung mahakarya, sebuah perhelatan akbar yang menjadi bukti bahwa denyut nadi kebudayaan takkan pernah berhenti di jantung Sumatera Barat.
Festival ini bukan sekadar seremoni, melainkan momentum penguatan jati diri. Kehadiran Nagari Batu Taba di bawah arahan Bapak Wali Nagari menjadi potret ideal bagaimana sebuah komunitas bersatu padu menjaga marwah.
Pesan Bapak Wali Nagari Batu Taba Yendra Gusri Y, kepada Kontingen yang ikut pada festival ini "Saciok bak ayam, sadantiang bak basi. Basamo mangko manjadi." Melalui Festival Minangkabau 2024, kita tunjukkan pada dunia bahwa budaya adalah kekuatan kita, dan persatuan adalah kunci kejayaan nagari.